sangwaktu.com

Switch to desktop Register Login

Video Dokumentasi Obyek Wisata Kabupaten Sumba Timur Full

Obyek Wisata Kabupaten Sumba Timur

Pulau sumba merupakan salah satu dari tiga pulau terbesar di provinsi Nusa Tenggara Timur yaitu pulau flores, timor dan sumba. Pulau sumba terletak di tenggara pulau bali sebelah selatan pulau flores di sebelah barat daya pulau timor dan disebelah barat lau darwin australia. Pulau sumba terbagi atas empat kabupaten yaitu sumba timur, sumba tengah, sumba barat dan sumba barat daya, khusus untuk wilayah sumba timur terbentang dengan luas 7000,5 kilo meter persegi dengan jumlah penduduk dua ratusan ribu jiwa dan di sebelah selatan pulau terdapat empat pulau kecil antara lain pulau salura, pulau mengkudu, pulau kotak dan pulau nusa. Iklim kabupaten sumba timur bercirikan iklim kering dengan temperatur rata-rata 28 derajat celcius, pada umumnya masyarakat sumba timur dibagi dalam tiga tingkat sosial yakni maramba/raja, kabihu/pejabat adat dan ata/hamba. Mayoritas penduduk sumba timur beragama kristen protestan dan katholik, namun sebagian masyarakat sumba masih memegang teguh adat istiadat yang berlandaskan kepercayaan asli sumba yaitu marapu. Sumba timur memiliki sejumlah besar obyek wisata antara lain obyek wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya.

Untuk sampai kepulau ini dapat dijangkau dengan perjalanan udara melalui bandara mau hau/bandara umbu mehang kunda dan juga bisa melalui perjalanan laut melalui pelabuhan waingapu, masyarakat sumba timur memiliki rumah tradisional yang unik karena bentuk atapnya yang tinggi lancip serupa menara dan didalamnya tersimpan benda-benda pusaka atau tanggu marapu. Tiap-tiap rumah adat mempunyai tiga bagian yaitu bagian bawah, bagian tengah dan bagian atas rumah yang mencerminkan simbol alam dalam suku sumba yakni alam bawah tempat arwah, alam tengah tempat manusia dan alam atas untuk para dewa. Dengan demikian rumah bukan hanya tempat kediaman manusia tetapi juga merupakan tempat kebaktian dan pusat persekutuan, sosial dan ekonomi. Sekeliling rumah adat terdapat kubur-kubur batu besar dengan berbagai bentuk dan ukiran yang indah baik ang sudah beratus tahun maupun yang baru yang mana merupakan manivestasi kejayaan jaman megalitik di masa lampau, rumah adat dan kubur megalitik tersebut dapat dijumpai dua belas perkampungan yaitu kampung wunga kecamatan haharu yang merupakan kampung tertua di sumba timur sekitar 63 km dari kota waingapu, selain itu terdapat di kampung prainatang kurang lebih 33 km, kampung kawangu 12 km, kampung watumbaka 17 km, kampung praiyawang 69 km, kampung umabara/pau 66 km, kampung tambahak 67 km, kampung kaliuda 120 km, kampung wundut 62 km, kampung praikalitu 66 km, kampung rambangaru 20 km, kampung praibakul 115 km dan kampung prailiu 2 km. Setiap perkampungan ini memiliki adat istiadatnya masing-masing. Salah satu adat istiadat yang menonjol adalah acara kematian dan penguburan, kematian dilihat sebagai transisi antara hidup duniawi dan akhirat.

Kerajinan tangan sumba timur adalah tenun ikat, ke khasan tenun ikan memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi ketenaran sumba timur di mata dunia. Disebut tenun ikat karena kegiatan mengikat amat berperan sebelum ditenun benang diikat menurut pola yang yang telah ditentukan sebelumnya lalu dicelupkan dalam pewarna dan hingga saat ini masih digunakan benang yang dipintal secara manual dan alamiah. Kekuatan kain tenun sumba timur bukan saja terletak pada desain yang unik penuh simbol-simbol dekoratif bermakna sosial kemasyarakatan hingga keagamaan ataupun tata warna alamiah yang sangat menarik tetapi justru pada proses pembuatan yang melibatkan jiwa penenunnya tersebut memungkinkan masa kerja berbulan-bulan dilalui dengan penuh kesabaran serta ketekunan yang luar biasa. Tenunan biasanya digunakan pakaian adat, belis dan lain sebagainya. Proses pembuatan tenun ikat dapat dilihat di kampung prailiu, kampung lambanapu, kampung mauliru, kampung pau, kampung praiyawang, dan desa watu hadang serta desa kaliuda yang merupakan pusat kerajinan tenun ikat.

Bagi orang sumba timur semua benda seni primitif memiliki fungsi sosial berkaitan dengan kepercayaan marapu. Patung dan ukiran atau penji dari kayu dan batu, anyaman-anyaman dari daun pandan dan daun lontar seperti tikar, tas, karuku/tempat nasi dan mboala pahapa/tempat sirih pinang wanita serta kalumbut/tempat sirih pinang pria dan kerajinan tembikar dari tanah liat serta berbagai asesoris logam seperti mamoli, luloamahu dan anting-anting. Obyek wisata air terjun umah puti, obyek wisata ini terletak di desa praikareha kecamatan tabundung berjarak sekitar 115 Km dari kota waingapu. Laputih airnya mengalir sepanjang tahun melalui hamparan bebatuan yang bertingkat-tingkat, dipuncaknya terdapat sebuah danau keramat dimana terdapat belut yang tidak boleh ditangkap dan dimakan. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, jika belut tersebut dimakan maka orang tersebut akan mati. Obyek wisata air terjun lainnya dapat ditemukan di desa kamanggi kecamatan kahaungaeti, air terjun hirumanu didesa kananggar, air terjun gunung meja di desa temu, air terjun waibara di desa mahu bokul, walak dan waikanabu di desa tabundung. Dikota waingapu terdapat tempat rekreasi yang cukup menarik untuk menghabiskan waktu luang anda bersama keluarga. Letaknya ditengah kota waingapu dan disini terdapat kolam renang dan dua mata air. Disamping itu di sumba timur terdapat sejumlah goa yang menyimpan banyak misteri, misalnya goa paumbapa, goa laimangi dan goa parangnguru. pantai londa lima juga sering disebut pantai kuta artinya sirih karena terletak didesa kuta sekitar 12 km dari kota waingapu. Pantai pasir putih ini pada hari libur sangat ramai dikunjungi masyarakat lokal sebagai tempat rekreasi, berjemur dan memancing. Dipantai ini dapat juga dibeli ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal. Lokasi pantai londa lima juga merupakan tempat hamayang/upacaya adat marapu. Pantai purukambera adalah salah satu obyek wisata yang terletak didesa mondu kecamatan haharu yang jaraknya sekitar 26 km dari kota waingapu setelah satu jam perjalanan dari kota waingapu anda akan menikmati pantai dan tempat yang menakjubkan untuk rekreasi atau bersantai, menyelam atau berolahraga dan kegiatan lainnya. Pantai tarimbang memiliki pasir putih yang berbentuk setengah lingkaran dengan lautnya yang indah terletak di desa tarimbang kecamatan tabundung dengan jarak sekitar 120 km dari kota waingapu pantai yang terletak dibagian selatan pulau ini dikagumi oleh wisatawan karena cocok untuk berjemur di atas pasir, renang, dan menyelam serta bermain selancar/sky air dan pada musim panas dapat melakukan surfing. Di obyek wisata ini anda dapat menikmati gulungan ombak sembilan tingkat disamping itu dikiri dan kanan teluk berdiri tebing yang tinggi bagaikan pintu gerbang atau gapura. Pantai walakiri, pantai ini terletak di kelurahan watumbaka kecamatan pandawai sekitar 24 km dari kota waingapu sangat bagus dijadikan tempat rekreasi ataupun bersantai serta menikmati matahari terbit. Pantai kalala berjarak sekitar 124 km dari kota waingapu pantai berpasir putih yang memiliki ombak yang berkejaran menjadikan pantai kalala menjadi tempat yang menyenangkan bagi wisatawan. Di obyek ini terdapat enam home stay, pantai yang langsung berhadapan dengan laut lepas ini menjanjikan kenikmatan tersendiri yang bagi peselancar dan penyelam maupun yang hanya sekedar menikmati panorama alam pantai dan gunung hanya ditempat ini dapat dilihat ikan berlin yang merupakan potensi yang dikembangkan sebagai kawasan lomba memancing. Obyek wisata pantai lainnya yang juga sangat menarik untuk dikunjungi antara lain pantai watuparunu di desa lainjanji kecamatan wulla waijelu, pantai waihungu di desa praimadita, pantai katundu di desa praimadita, pantai tawui di desa tawui. Dipantai-pantai ini sering diadakan lomba dayung sampan dan mancing bagi para nelayan.

 

SILAHKAN MENONTON VIDEONYA DIBAWAH INI :


 

Source  :  Video ini milik Dinas kebudayaan & Pariwisata Kab. Sumba timur dan di repost ulang oleh sangwaktucom dalam versi full.

Rekomendasi :

Menikmati keindahan obyek wisata pantai kalala

Pantai Tunduwai dan Mananga mburu

Pesona pantai pesisir selatan watu parunu dan goa jepang, Sumba Timur, NTT